Buton, Kelompok Pecinta Alam (KPA) Tarsius melaksanakan Kegiatan Penanaman Tahap II di Kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Kawuna-Wuna, yang berlokasi di wilayah Kelurahan Watumotobe, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton. Kegiatan penanaman dilaksanakan pada hari minggu pagi tanggal 31 mei 2026, dimulai dari pukul 08.00 – 10.00 WITA. Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi lahan dan penghijauan kawasan hutan yang sejalan dengan target Indonesia dalam mewujudkan Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, yaitu kondisi ketika sektor kehutanan dan penggunaan lahan mampu menyerap emisi karbon lebih besar daripada yang dihasilkan.
Pada kegiatan penanaman tersebut, KPA Tarsius Kapontori berhasil menanam 400 bibit pohon, yang terdiri atas 200 bibit pohon kayu dan 200 bibit pohon buah. Jenis bibit yang ditanam meliputi mahoni, pala, dan mangga, yang memiliki manfaat ekologis sekaligus potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.


Koordinator Penanaman Tahap II ini yaitu Asman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi karbon melalui penanaman pohon.
“Penanaman Tahap II ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang telah kami lakukan sebelumnya. Selain memberikan manfaat lingkungan, pohon-pohon yang ditanam juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hasil yang akan diperoleh di masa mendatang,” ujarnya.
Ketua KPA Tarsius Kapontori, Rusdin, S.Pd, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan komitmen organisasi kami dalam melestarikan hutan lambusango yang menjadi nafas bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Buton.
“Sebagai organisasi yang bergerak di bidang lingkungan, KPA Tarsius berupaya terus mendorong kegiatan-kegiatan konservasi yang melibatkan masyarakat secara langsung. Penanaman pohon merupakan langkah sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam di masa depan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Karya Tunas Muda Watumotobe, Misrul Masri, S.IP, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh KPA Tarsius dan berharap keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan dapat terus ditingkatkan.
“Partisipasi pemuda dalam kegiatan penghijauan seperti ini sangat penting. Selain menumbuhkan kesadaran lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kawasan hutan sebagai aset penting bagi kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan penanaman ini melibatkan anggota KPA Tarsius, Karang Taruna Karya Tunas Muda Watumotobe, pengelola HKM Kawuna-Wuna, serta masyarakat setempat. Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan kawasan HKM Kawuna-Wuna dapat terus terjaga kelestariannya sekaligus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.
Penanaman pohon menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pencapaian target FOLU Net Sink 2030, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan.


