FORUM JAGA HUTAN LAMBUSANGO bersama BKSDA SKW 1 SULTRA, Lakukan Survey Illegal Logging di Hutan Lambusango

Setelah dibentuknya FJHL (FORUM JAGA HUTAN LAMBUSANGO) sebagai wadah koordinasi masyarakat dalam upaya pencegahan terhadap kegiatan illegal logging di Hutan Lambusango, maka pada hari selasa 25, Agustus 2020, para anggota forum yang terdiri dari Kelompok Tani, Pemuda Karang Taruna Watumotobe dan Wakangka, Yayasan Tarsius Celebes Indonesia dan KPA Tarsius Kapontori melakukan survey langsung ke dalam kawasan Hutan Lambusango. Kegiatan survey ini didampingi dua orang petugas BKSDA SKW 1 Sulawesi Tenggara. Keberadaan petugas BKSDA sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan pengawasan aktifitas di dalam hutan Lambusango sekaligus memastikan apakah aktifitas penebangan liar tersebut dilakukan di dalam hutan kawasan ataukah diluar kawasan. Sebagaimana diketahui sebagian Kawasan Hutan Lambusango ini merupakan Hutan Suaka Margasatwa yang secara aturan adalah kawasan hutan yang dilindungi dan tidak boleh sama sekali ada aktifitas produksi.

Survey Illegal Logging di Hutan Lambusango oleh Tim FJHL dan BKSDA

Berdasarkan hasil survey lapangan, ditemukan adanya bukti-bukti pohon yang sudah ditebang yang tersebar pada beberapa titik. Ada yang sudah berbentuk kayu kotak dengan ukuran 2-4 meter dan ada yang masih berupa gelondongan. Rata rata pohon yang ditebang berukuran besar dengan diamater batang antara 0,7-1,5 meter. Petugas BKSDA SKW 1 Sultra yang ikut dalam survey ini melakukan pengecekan dengan GPS dan menyatakan bahwa hampir semua lokasi temuan penebangan berada di dalam kawasan suaka margasatwa Lambusango.

Hutan Lambusango yang lama kita kenal sebagai “paru-paru dunia” kini telah dicabik-cabik dari dalam dan itu sudah dilakukan selama bertahun tahun… !!! Kegiatan penjarahan ini tentunya berdampak pada keberlanjutan hidup flora fauna endemik, mengancam keberlanjutan mata air, ancaman kekeringan sungai dan juga kekeringan di lahan lahan pertanian warga sekitar, serta potensi banjir bandang dan tanah longsor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *