Selepas menghadiri acara Wisuda Santri dan Tahfidz di Pelataran Kantor Kecamatan Kapontori, pada Senin 30 Januari 2023, Pj Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si, menyempatkan waktu untuk bertemu dan mendengarkan aspirasi masyarakat Kelurahan Watumotobe di Rujab Camat Kapontori.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Watumotobe mengajukan proposal perbaikan infrastruktur Bendungan Mataompana dan pengaspalan jalan tani yang menuju areal Bendungan dan persawahan sepanjang ± 3 km. Sebagaimana diketahui bahwa Bendungan Mataompana mempunyai fungsi utama sebagai fasilitas irigasi untuk pengairan lahan persawahan, namun kondisinya saat ini sudah mengalami banyak kerusakan seperti dinding bendungan yang jebol dan juga fasilitas pendukung lainnya seperti gazebo dan sarana toilet yang kondisinya juga sudah 70% mengalami kerusakan.
Senada dengan usulan Lurah Watumotobe, Ketua Yayasan Tarsius Celebes Indonesia, Taufik Dhany SKM.,M.Si, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan desain rencana pengembangan potensi wisata Bendungan Mataompana yang dilengkapi dengan gambar 3 Dimensi.
Menurut Ketua Yayasan Tarsius Celebes Indonesia, gambar 3D perencanaan kawasan wisata Bendungan Mataompana ini sudah dipersiapkan sejak tahun 2021 lalu dan didesain sedemikian rupa untuk memaksimalkan daya tarik wisata yang ada di sekitar kawasan Bendungan Mataompana. “Setidaknya ada lima keunggulan spot Bendungan Mataompana yang memungkinkan untuk dikembangan sebagai kawasan wisata unggulan Kabupaten Buton ;
- Lokasi yang strategis karena hanya berjarak sekitar 800 meter dari jalan poros nasional dan perkampungan
- Sumber mata air alami yang sangat jernih, debit air stabil dan tidak pernah surut/kering
- Memiliki sumber mata air panas
- Selalu dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah, utamanya pada hari sabtu/minggu dan hari libur lainnya
- Dekat dengaan spot wisata lainnya seperti pemandangan lembah persawahan dan air terjun



Taufik Dhany menambahkan “Pengembangan Bendungan Mataompana ini akan memberikan efek domino bagi perekonomian masyarakat di Kelurahan Watumotobe karena dapat memicu tumbuhnya peluang usaha baru seperti warung makan, lapak-lapak dagangan, lapak sayur dan hasil kebun, usaha jasa, dan juga dapat menyerap tenaga kerja”.
Dalam momen tersebut, Pj Bupati Buton, Drs. Basiran, M.Si, mengapresiasi adanya desain pengembangan Bendungan Mataompana yang sudah dipersiapkan dan juga usulan perbaikan jalan tani menuju lokasi Bendungan dan areal persawahan.
“Desain pengembangan potensi wisata Bendungan yang diusulkan ini cukup bagus, untuk itu, akan kita upayakan agar usulan pengembangan kawasan bendungan dan perbaikan akses jalannya dapat segera terealisasi, karena sangat bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Watumotobe yang memiliki potensi wisata alam yang menarik. Pengelolaannya juga akan kita atur dengan baik sehingga menjadi salah satu sumber PAD yang menguntungkan bagi kabupaten Buton dari sektor pariwisata.” ungkap Pj Bupati Buton.



